ORGANISASI KADER ANTI NARKOBA STIKES DHARMA HUSADA BANDUNG MENDAPAT PENGHARGAAN GUBERNUR JAWA BARAT

ORGANISASI KADER ANTI NARKOBA STIKES DHARMA HUSADA BANDUNG MENDAPAT PENGHARGAAN GUBERNUR JAWA BARAT

ORGANISASI KADER ANTI NARKOBA STIKES DHARMA HUSADA BANDUNG MENDAPAT PENGHARGAAN GUBERNUR JAWA BARAT

Rabu, 24 Juni 2014. Bertempat di halaman parkir barat Gedung Sate Bandung, Organisasi Kader Anti Narkoba (KAN) STIKes Dharma Huasada Bandung mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dan BNN Provinsi Jawa Barat sebagai organisasi kader mahasiswa yang telah berjasa dalam bidang penanganan penyalahgunaan narkoba dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2014 mewakili institusi lain Se-Jawa Barat.

Ada sekitar 12 orang yang mewakili perorangan, lembaga dan intitusi yang mendapat penghargaan akan dedikasinya dalam penanganan penyalahgunaan narkoba di Jawa Barat, Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris daerah Provinsi Jawa BaratIr.H Wawan Ridwan MMA dan Kepala BNNP Jawa Barat Brigjen Pol Drs. Anang Pratanto dikarenakan Gubernur Jawa Barat yang dijadwalkan akan datang tidak bisa hadir.

Melalui pesan Gubernur Jawa Barat yang disampaikan oleh Pak Sekda mengatakan bahwa Jawa Barat merupakan target penyebaran narkoba yang potensial sehingga menjadi masalah yang sangat penting untuk ditanggulangi, kemudian dengan adanya partisipasi langsung dari lembaga terkait, institusi dan lembaga sangat membantu mewujudkan Jawa Barat bebas narkoba yang bisa merusak moral, perilaku dan kesejahteraan masyarakat Jawa  Barat.

Sementara Kepala BNNP Jawa Barat Brigjen Pol Drs. Anang Pratanto yang sekaligus laporan sebagai ketua penyelenggara kegiatan disebutkan, tema HANI 2014 kali ini adalah “Pengguna Narkoba Dapat Dicegah dan Direhabilitasi”, dengan tujuan bahwa pengguna narkoba adalah orang sakit dan perlu medapatkan pelayanan kesehatan karena pengguna bisa direhabilitasi. Dan sampai tahun 2014 BNNP sudah merehabilitasi lebih dari 34 ribu orang.

Ditambahkan Pak Anang, dari penelitian BNN menunjukkan, bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba pada tahun 2008 sebesar 1,99% atau sekitar 3,3 juta orang. Terjadi kenaikan, pada 2012 naik menjadi 2,2%. Diprediksi angka prevalensi akan mengalami peningkatan pada 2013 ini menjadi sekitar 2,6%.

Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2014 ini juga Selain pemberian penghargaan, pula diisi dengan penampilan beragam seni budaya seperti oleh warga binaan Balai Rehabilitasi Sosial Parmadi Putra, LSM Rumah cemara dan lain-lain serta stakeholder terkait.

Penutupan ditandai dengan pelepasan rangkaian balon udara oleh Pak Sekda yang didampingi oleh perwakilan Kapolda Jabar, Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar, Ketua Pengadilan Tinggi Jabar, Kepala BNNP Jabar dan pejabat provinsi lainnya serta para tamu undangan. 

Sambutan Kepala BNN Provinsi Jawa Barat

Sambutan Kepala BNN Provinsi Jawa Barat

 

Pembacaan Ikrar Kader Anti Penyalahgunaan Narkoba

Pembacaan Ikrar Kader Anti Penyalahgunaan Narkoba

 

 

ORGANISASI KADER ANTI NARKOBA STIKES DHARMA HUSADA BANDUNG MENDAPAT PENGHARGAAN GUBERNUR JAWA BARAT

Biografi Penulis

Berikan Komentar