KEHEBOHAN SAAT DONOR DARAH

KEHEBOHAN SAAT DONOR DARAH

KEHEBOHAN SAAT DONOR DARAH

Seminar Talk Show Talasemia yang dilaksanakan tanggal 27 Maret 2011
oleh prodi DIII Keperawatan memiliki tahap kelanjutan acara yaitu
adalah donor darah yang dilaksanakan tanggal 11 April 2011 di parkiran
DHB dan di ruang gadar. Acara donor darah itu telah dipersiapkan oleh
para panitia DHB Peduli Talasemia sejak satu bulan yang lalu, acara ini
bekerja sama dengan PMC [Palang Merah Center] yang dilaksanakan pada
pukul 09.00-12.00. Donor darah adalah proses dimana penyumbang darah
secara suka rela diambil darahnya untuk disimpan di bank darah, dan
sewaktu-waktu dapat dipakai pada transfusi darah.

Adapun syarat-syarat bagi yang akan mendonorkan darahnya diantaranya
harus sehat, TD tidak boleh tinggi dan tidak boleh rendah, berat badan
minimal 45kg, Hb minimal 12, untuk wanita jangan sedang haid, tidak TBC
atau penyakit menular lainnya. Sebelum pengambilan darah pun akan ada
pemeriksaan terlebih dahulu diantaranya berat badan, TD, usia, Hb,
golongan darah, apabila lolos pemeriksaan nanti darah akan diambil
sebanyak 350cc atau 450gr, darah yang sudah didonorkan pun tidak akan
langsung diberikan kepada orang yang membutuhkan darah tersebut, tetapi
akan dicek terlebih dahulu di Laboratorium apabila sudah aman dan bisa
digunakan maka darah yang didonorkan tersebut bisa diberikan kepada
orang yang membutuhkan. Darah yang di cek di Laboratorium itu bukan
darah yang berasal dari labu saat pendonoran berlangsung tetapi dari
tabung yang ketika kita mendonorkan darah, jadi darah kita pun diambil
selain dalam bentuk labu diambil juga di dalam tabung nah dari tabung
itulah yang di gunakan saat pengecekan di Laboratorium nanti.

Manfaat dari donor darah itu ada banyak sekali diantaranya menjaga
kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu
penurunan berat badan, mendapatkan kesehatan psikologis, mendeteksi
penyakit serius. Tetapi walaupun banyak manfaat donor darah tetap saja
ada beberapa orang yang memang takut untuk mendonorkan darahnya itu
karena banyak sebab diantaranya jarum suntiknya yang sangat besar, Wati
Suryawati pendonor ke tiga di Acara Donor Darah DHB Peduli Talasemia
pun merasakan hal yang sama, ini merupakan donor darahnya yang pertama
sehingga saat pengambilan darah Wati pun terjadi kehebohan di ruang
gadar sampai Wati pun mengucapkan secara reflek kata Shit ! saat
melihat jarum yang akan ditusukan ke dalam tangannya.

“Kan penasaran gimana rasanya, terus pas liat kemaren penderita
talasemia di Talk Show DHB Peduli Talasemia jadi weh ingin mendonorkan
darah begitu, saya sampai bercucuran air mata waktu Talk Show Talasemia
kemaren. Saya juga waktu SMA dulu takut tapi coba liatlah lingkungan,
jangan diri sendiri. karena banyak saudara-saudara kita yang
membutuhkan, tanaamkan niat karena dengan niat mau beberapa labu juga
pasti bisa tapi jagan membahayakan diri kita juga hehehe yang pasti
niatnya dulu harus yakin”kata Wati saat ditanya alasan kenapa mau
mendonorkan darahnya. Setelah mendonorkan darahnya nanti akan dapat
makanan diantaranya minuman elektrolit, kue mari, roti dan teh manis
karena ada beberapa efek setelah mendonorkan darah yaitu pusing, lemas
oleh karena itu dengan diberinya makanan setelah donor darah akan
menciptakan energi kembali.

“Tingkatkan makan kalian agar berat badan mencapai berat badan
minimal donor dan bagi yang sudah memenuhi syaratnya harap donorkan
jangan takut donor liatlah lingkungan kita jangan mengkuti rasa takut
kita kaya jarum atau apa karena banyak yang membutuhkan bantuan
kita”pesan dari Wati ketika akhir wawancara di ruang gadar[] sam

 

Arteri Pers Kampus 

KEHEBOHAN SAAT DONOR DARAH

Biografi Penulis

Achmad "Midas" Mundayat

Achmad "Midas" Mundayat

NIP
:
2.09.01.015
email
:
zibril_ahmed@yahoo.com

Berikan Komentar